Jaket bomber wanita, jaket bomber jokowi,
jaket bomber pria, jaket bomber zara, jaket bomber army, jaket bomber surabaya,
jaket bomber anak, jaket bomber couple, jaket bomber bandung, jaket bomer
distro
FAKTA MENARIK
TENTANG JAKET BOMBER
4
Fakta Menarik Jaket Bomber
Jaket bomber bisa dibilang salah satu fashion item yang
paling diincar tahun ini. Apalagi dengan adanya presiden kita, Bapak JokoWidodo, yang terekam memakai jaket bomber dengan
warna klasik green saat
berpidato beberapa waktu lalu. Semenjak saat itu, pesona jaket bomber semakin populer di Indonesia. Walaupun popularitas jaket bomber sedang naik, sedikit sekali
yang tau asal-usul jaket bomber. Oleh karena itu, Kami akan mengajakmu
mengenal lebih baik tentang jaketbomber melalui 4 fakta menarik berikut!
1.
Berawal dari Kebutuhan Militer
Jaket Bomber awalnya didesain untuk kebutuhan
militer saat perang dunia. Zaman dulu, kebanyakan kokpit pada pesawat tidak tertutup
sehingga para pilot seringkali terpapar suhu udara yang sangat dingin.
Akibatnya mereka memerlukan jaket untuk menghangatkan diri mereka ketika
terbang tanpa membatasi gerakan mereka.
Saat perang dunia pertama jaket bomber terbuat dari bahan kulit dengan lapisan dalam dan
kerah bulu domba, tetapi dengan adanya pesawat jet para pilot bisa terbang
lebih tinggi dari permukaan laut dan terkena suhu udara yang lebih dingin,
sedangkan bahan kulit sangat rentan terkena hujan dan keringat yang akan membeku
jika terkena udara dingin.
Dengan inovasi pesawat jet yang baru, kokpit pesawat
menjadi lebih kecil, tertutup, dan ada penghangat di dalamnya. Jaket kulit yang
tebal itu sudah tidak diperlukan lagi dan akhirnya pada tahun 1949 mereka
beralih ke model yang lebih ringan yaitu jaket bomber yang sekarang kita kenal.
2.
Dekorasi & Warna Bomber Jacket
Di zaman sekarang, sangat banyak toko-toko yang
menjual decorative patch untuk dipasang di jaket bomber. Bahkan sudah ada jaket
bomber yang dijual dengan decorative patch pada
desainnya. Ternyata hal ini bukan hal baru karena jaket bomber dari
jaman perang dunia sudah sering dihias oleh para fighter pilots dengan patches yang
menandakan pangkalan militer mereka, pasukan mereka, rangking, jumlah misi yang
mereka selesaikan, dan lain-lainnya. Tetapi sekarang, menghias jaket bomber suka hati para fighter pilots sudah tidak
diperbolehkan lagi oleh Angkatan Udara/Angkatan Laut AS. Untungnya, untuk kamu
yang tidak bekerja di militer, bisa bebas berekspresi pada bomber
jacket-mu dengan decorative patches, embroidery, atau lukisan!
Warna jaket bomber juga awalnya hanya
tersedia warna navy blue, tetapi akhirnya mereka memproduksi jaket
bomber dengan warna khaki green untuk memudahkan
para fighter pilots berkamuflase di antara rerumputan, jika
mereka jatuh dari pesawat atau mendarat di area musuh.
3.
Populer Melalui Subcultures
Jaketbomber awalnya diproduksi khusus untuk Angkatan Udara AS
dan pilot pesawat tempur Angkatan Laut AS oleh Dobbs Industries. Tetapi, jaketbomber mulai bermunculan di Eropa pada akhir tahun 1950-an dan dijual
melalui toko surplus pemerintah, toko barang bekas, dan black market.
Pada tahun 1963, sebuah cabang dari Dobbs akhirnya menjadi
Alpha Industries, dan mereka menerima kontrak militer untuk menghasilkan jaketbomber. Saat itulah semakin banyak jaket bomber dikirim ke
Eropa dan Australia karena Alpha Industries mulai mengekspornya untuk Angkatan
Udara Eropa dan pelanggan komersial. Pada waktu yang bersamaan, sejumlah
gerakan subkultur penting seperti skinheads, mods, dll
mulai bermunculan di seluruh dunia yang akhirnya menggunakan jaketbomber yang didapatkan dari toko barang bekas, dan menjadikannya
bagian integral dari seragam mereka untuk beberapa dekade mendatang.
Pada tahun 1990-an, jaket bomber mulai bermunculan lagi di kalangan anak muda yang berpakaian grunge/alternative karena
sedang trend untuk membeli barang-barang vintageatau thrifting. Jaket
Bomber saat itu seringkali dipadupadankan dengan kemeja
kotak-kotak, jeans stonewashed, dan sepatu doc martens. Di tahun
2000-an, jaket bomber mulai terlihat dipakai para skateboarders dan surfers,
yang akhirnya melahirkan gaya streetwear dan
berhasil menarik perhatian anak-anak muda dari semua kalangan.
4.
The “Kanye Effect”
Kanye West mempunyai efek yang luar biasa! Ketika
Kanye terlihat memakai customized bomber jacket dari Alpha
Industries dengan tulisan YEEZUS TOUR dan menjualnya sebagai tour
merchandise, Alpha Industries mengalami kenaikan 30% pada penjualan mereka.
Karena tour merchandise Kanye itu, banyak brand fast
fashion seperti Zara, H&M, dan Topman mulai ikut menjual
model Jaket Bomber yang mirip dengan jaket bomber milik Alpha
Industries. Alhasil, jaket bomber menjadi tersedia untuk masa
dan para pelanggan diberi kemudahan agar bisa mengikuti gaya streetwear Kanye
West dengan memakai jaket bomber yang mirip dengan punya
Kanye walaupun low on a budget.
Sekian fakta tentang jaket bomber dari Mister! Semoga
bermanfaat dan jangan lupa shareke teman-teman kamu yang suka
memakai Jaket Bomber! Berikan juga pendapatmu tentang trend ini
di bagian comment dan dapatkan koleksi bomber dan pilihan
jaket lainnya di https://jaketbomberbandung.tumblr.com/





Tidak ada komentar:
Posting Komentar